Rabu, 19 November 2014

Pemrosesan Data Menjadi Sebuah Informasi (Dalam Kasus)

Assalamualaikum wr.wb


     Disini saya akan menyelesaikan sebuah masalah yang terjadi pada sebuah perusahaan Dealer Mobil bernama Rizki Mobilku dengan alur cerita seperti dibawah ini.

    Anda adalah seorang konsultan manajemen untuk Rizki Hidayat, pemegang saham mayoritas dari kelompok 5 dealer mobil merangkap bengkel servis. Ia telah meminta Anda untuk menghabiskan beberapa hari di Rizki Mobilku, sebuah dealer yang tidak memberikan kinerja sesuai dengan potensinya. Anda tidak diperkenankan “mencari masalah”, sebagai gantinya, tugas Anda adalah menemukan cara-cara untuk membantu manajemen di dealer tersebut mengambil keuntungan dari setiap peluang.


     Satu hari ketika Anda sedang berbicara dengan Pramono, manajer penjualan untuk Rizki Mobilku, Anda menyadari bahwa dealer hanya mempergunakan sistem pemrosesan transaksi. Ia tidak menyadari potensi dari informasi yang telah dikumpulkannya untuk pengambilan keputusan manajerial. Sebagai contoh, Rizki Mobilku mengetahui tanggal pembelian dan pemilik dari setiap mobil yang dijualnya, tetapi ia tidak pernah menghubungi pemilik mobil tersebut sehubungan dengan pemeliharaan rutin. Rizki Mobilku tahu bahwa orang yang membeli sebuah mobil baru biasanya akan menukar mobil tersebut dengan mobil baru lain 10 tahun kemudian, tetapi dealer tidak menghubungi pelanggan-pelanggan sebelumnya ini.

Soal

1.  Berdasarkan kasus Rizki Mobilku, jelaskan perbedaan antara data dan informasi. Data apa yang sebaiknya diproses menjadi informasi di Rizki Mobilku?
      Data mencakup fakta dan angka-angka yang relative tidak berarti, yang diubah menjadi informasi oleh suatu pengolah informasi. Informasi memiliki arti bagi pemiliknya. Informasi berasal dari sumber-sumber internal maupun lingkungan dan digunakan untuk membuat keputusan memecahkan masalah. Data yang seharusnya di proses menjadi informasi adalah dari petugas dealer tersebut harus mencatat tanggal-tanggal pembelian kemudian menginformasikan kepada pihak manajerial untuk dikonfirmasi lebih lanjut tentang pemasukan-pemasukan pembelian. Setelah di proses, pihak manajerial wajib menghubungi pembeli tersebut.

2.   Apakah saran anda terhadap kasus Rizki Mobilku untuk mencapai keunggulan kompetitif?
      
      Saran saya adalah pemilik dealer harus lebih teliti dalam pencatatan pengambilan mobil dan mencatat tanggal beserta nama-nama pemilik mobil baru, Kemudian pada saat 10 tahun kemudian, pihak dealer sudah menyiapkan/menghubungi pihak pemilik mobil untuk menukar mobil tersebut dengan mobil yang baru. Dengan langkah ini maka proses pengambilan mobil tersebut akan lebih teratur.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar